wisata budaya




ASAL USUL DAN SEJARAH CANDI BOROBUDUR


candi borobudur merupakan warisan budaya indonesia yang sudah terkenal sampai ke seluruh dunia bangunan ini merupakan candi budha terbesar didunia dan ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya dunia oleh UNESCO.

bentuknya yang megah dan detail arsitekturnya yang unik membuat semua orang ingin mengunjungi borobudur yang penasaran dengan ceritanya,borobudur mencuri perhatian dunia sejak HC cornelius menemukan lokasinya atas perintah Sir Thomas Stamford Raffles pada tahun 1814.pekerjaan menggali lokasi yang diduga monumen besar kemudian dilanjutkan oleh hotman salah satu pejabat pemerintah belanda yang saat itu para arkeolog berlomba lomba mencari tahu asal usul candi budha terbesar didunia ini


asal usul candi borobudur

candi borobudur diyakini merupakan peninggalan kerajaan Dinasti Sailendra masa pemerintahan raja Samaratungga dari Kerajaan Mataram Kuno dan selesai dibangun pada abad ke-8.banyak sekali misteri candi borobudur yang belum terkuak ,apa sebenarnya nama asli candi borobudur tidak ada prasasti atau buku yang menjelaskan dengan pasti tentang pembanguan borobudur,ada yang mengatakan nama tersebut berasal dari nama samara budhara memiliki arti gunung yang lerengnya terletak teras teras ada juga yang mengatakan borobudur berasal dari ucapan para budha yang mengalami pergeseran satu satu nya tulisan yang menyebutkan borobudur pertama kali adalah thomas Sir Thomas Stamford Raffles dalam bukunya yang berjudul sejarah pulau jawa .para ahli sejarah memperkirakan Sir Thomas Stamford Raffles menyebut borobudur dari kata bore dan budur ,bore artinya ialah desa sebuah desa yang terletak di dekat lokasi letak candi borobudur ditemukan sedangkan budur artinya purba

sejarah berdirinya candi borobudur diperkirakan dibangun pada tahun 750 masehi oleh kerajaan syailendra yang pada waktu itu menganut agama budha,pembangunan itu sangat misterius karena manusia pada abad ke 7 belum mengenal perhitungan arsitektur yang tinggi tetapi borobudur dibangun perhitungan arsitektur yang canggih ,hingga kini tidak satu pun yang dapat menjelaskan bagaimana cara pembangunan dan sejarah candi borobudur ini

Sudah banyak ilmuan dari seluruh penjuru dunia yang datang namun tidak satu pun yang berhasil mengungkapkan misteri pembangunan borobudur. Salah satu pertayaan yang membuat para peneliti penasaran adalah dari mana asal batu-batu besar yang ada di candi borobudur dan bagai mana menyusunnya dengan presisi dan arsitektur yang sangat rapih. Ada yang memperkirakan batu itu berasal dari gunung merapi namun bagaimana membawanya dari gunung merapi menuju lokasi candi mengingat lokasinya berada di atas bukit.

Candi borobudur memiliki 72 stupa yang berbentuk lonceng ajaib, Stupa terbesar terletak di puncak candi sementara yang lain mengelilingi stufa hingga kebawah. Ketika ilmuan menggambar denah candi borobudur, mereka menemukan pola-pola aneh yang mengarah pada fungsi borobudur sebagai jam matahari, jarum jamnya berupa bayangan stupa yang besar dan jatuh tepat di stupa lantai bawah  namun belum di ketahui secara pasti bagaimana pembagian waktu yang di lakukan dengan menggunakan candi borobudur ada yang mengatakan jam pada candi borobudur menunjukan tanda kapan masa bercocok tanam atau masa panen.

misteri candi borobudur dan angka 1

Bagian dalam rangka arsitektur candi borobudur bila di amati secara matematik ada misteri yang menarik yang mengarah dari angka satu, beberapa bilangan yang berada di candi bila di jumlahkan angkanya akan selalu menghasilkan angka satu bagaimana ceritanya, sebelum menceritakan misteri angka satu perlu di ketahui tentang tingkatan ranas spiritual budha yang ada di candi borobudur. Tingkatan yang pertama adalah Kamadhatu yaitu dunia yang masih di kuasai oleh kama atau nafsu rendah bagian ini sebagian besar tertutup oleh tumpukan batu yang di buat untuk memperkuat konstruksi candi tingkatan kedua adalah rupadhatu yaitu dunia sudah bisa membebaskan diri dari nafsu tetapi masih terikat rupa dan bentuk area tersebut adalah 4 pundak teras yang membentuk korang kriling yang ada pada dindingnya di hiasi galery relief lantai yang berbentuk persegi pada 4 lorong itu ada 1.400 gambar relif panjang relif seluruhnya 2 setengah kilometer dengan 1.212 panel dekoratif tingkatan ketiga adalah Arupadatu merupakan tingkatan tertinggi yang melambangkan ketiadaan wujud yang sempurna pada area ini denah lantai yang berbentuk lingkaran yang melambangkan bahwa manusia telah bebas dari segala keinginan dari ikatan bentuk dan rupa namun belum mencapai Nirwana. Pertama candi borobudur memiliki 10 tingkatan jika di jumlahkan 1 di tambah 0 hasilnya 1 angka satu lainnya mucul pada area Arupadatu area ini adalah area 4 tingkat paling atas candi, pada tingkat pertama terdapat satu candi tingkat kedua terdapat 16 candi tingkat ketiga terdapat 24 candi tingkat ke 4 terdapat 32 candi jumlah candi yang berada di area arupadhatu adalah 73 buah jika di jumlahkan 7 dan 3 hasilnya adalah 10 dan jika di jumlahkan lagi 1 dengan 0 hasilnya 1. angka satu yang terakhir muncul pada jumlah keseluruhan pada patung candi borobudur ada 505 buah patung disana bila angkanya di jumlahkan hasilnya juga angka satu

Candi Borobudur dibangun diatas sebuah danau Purba

Misteri tentang adanya danau purba muncul ketika seorang seniman belanda mengajukan sebuah teori bahwa dulunya dataran gedung tempat borobudur berdiri merupakan sebuah danau, jika di lihat dari atas borobudur melambangkan sebuah bunga teratai, teratai biasanya tumbuh di atas air postur budha yang berada di puncak borobudur melambangkan sutra teratai yang banyak di temui dalam naskah agama budha teori ini menimbulkan pertentangan yang cukup pelik. Para arkeolog menemukan bukti-bukti arkeologi yang membuktikan bahwa kawasan sekitar borobudur pada masa pembangunan candi adalah dataran kering bukan dasar danau purba sementara pakar geologi malah mendukung seniman Belanda ini. Mereka menemukan endapan senimen lumpur di dekat candi penelitian ini di lakukan tahun 2000 dan mendukung keberadaan danau purba di sekitar borobudur bukti tersebut menunjukan bahwa dasar bukit dekat borobudur pernah kembali terendam dan menjadi tepian danau sekitar abad ke-13 dan ke-14. itulah penjelasan tentang candi borobudur yang membuktikan bahwa nenek moyang kita mampu membuat karya megah sepanjang masa semoga karya ini terjaga dari generasi ke generasi.

relief candi borobudur dan kisah mahabarata

Didalam candi borobudur terdapat sebuah relief yang mengisahkan tentang satu karya sastra yang cukup terkenal yaitu MAHABARATA.maha barata ini sebenarnya bukan kisah nyata dan juga bukan kitab agama karena penulisnya bukan Nabi tapi maha barata ini karya sastra dalam kitab adi parwa itu maha barata kitab pertama nah ada kisah mengenai pandawa dan kurawa keduanya leluhurnya sama yaitu bangsa kuru tapi mempunyai sifat yang berbeda kurawa kususnya durya dana itu mempunyai sifat yang licik dia penngen kuasai ini warisan kerajaan oleh kelompoknya kurawa atau yang terwakili 100 orang dengan duryadana ini. Maka durya dana mengundang kunti ibunya pendawa maka dengan anaknya lima pendawa lima di undang untuk pergi ke suatu tempat untuk bermalam dan bermain di sana nahh ketika mereka bermalam maka rumahnya tuh di bakar untung kunti dan pandawa tidak terbakar hidup-hidup tapi bisa meloloskan diri dan menyelamatkan di hutan di dekatnya. Dalam perjalannya di tengah hutan maka pandawa sampai pada kerajaan yang namanya pancala rajannya drupada,di kerajaan itu sedang ada sayembara untuk memperebutkan banyak hal tapi di antaranya adalah memperebutkan drupadi itu adalah drupadi ini putri kerajaan pancala ini lalu pandawa ini menggunakan pakaian penyamaran pakaian brahmana mengikuti sayembara dan tentunya arjuna yang mewakili dia mempunyai kehebatan dalam hal memanah memenangkan sayembara ini. Sesampainya pandawa di rumah dia menceritakan kepada ibunya kunti kemenangan tersebut, "kami memenangkan sayembara kami dapat hadiah lalu ibunya dengan suara berwibawa seorang ibu begini nak apapun yang kamu dapatkan kamu harus adil itu hadiah harus di bagi lima tapi ibu, tetapi tidak alasan kamu harus mendengar orang tua di bagi rata, tapi bu , tidak tapi-tapian. lalu sepakat di bagi lima nah kunti ibunya baru tahu bahwa hadiahnya termasuk drupadi seorang wanita karena tidak mau menjilat lidahnya dan kata-katanya maka apa boleh buat drupadi harus menikahi 5 orang laki-laki
 LETAK CANDI BOROBUDUR
Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur
Magelang, Jawa Tengah, Indonesia

Borobudur, candi terbesar dan termegah di Indonesia atau bahkan di dunia. Candi Budha yang di bangun pada abad – M ini banyak sekali menyedot wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri yang ingin menikmati betapa megahnya peninggalan nenekmoyang bangsa kita yang sangat tersohor ini. Namun seringkali para wisatawan ini salah mengenai dimana sebenarnya letak borobudur. Orang sering beranggapan bahwa Borobudur terletak di Yogyakarta. Padahal Borobudur terletak di sebuah kabupaten yang bernama Magelang. Terletak di wilayah Propinsi Jawa Tengah, yang memang berbatasan langsung dengan Yogyakarta, tepatnya di sebelah utara kabupaten Kulon Progo, dan sebelah Barat Kabupaten Sleman DIY. Kesalah pahaman ini bukan tak beralasan. Selain karena memang Magelang berbatasan langsung dengan Yogyakarta, dan karena Yogyakarta lebih tenar dari Magelang. Menurut saya masih ada lagi beberapa hal yang menyebabkan hal ini. Di antaranya, banyak wisatawan dari luar wilayah yang datang ke Borobudur melalui jalur udara. Wisatawan yang datang melalui jalur udara biasanya akan turun di Bandara Adi Sucipto yang terletak di Yogyakarta. Tempat hotel menginap para wisatawan yang kebanyakan di Jogja. Tempat wisata lain yang di pilih saat berwisata ke Borobudur biasanya terletak di jogja seperti Malioboro, Benteng Vrederbrug, pantai-pantai yang terletak di sepanjung Kulon Progo, Bantul dan Gunung Kidul serta tempat-tempat lain di Jogja. Kurangnya perhatian dari pemerintah Jawa Tengah ataupun Magelang yang seperti tidak peduli dengan hal tersebut, padahal menurut saya Borobudur bisa mengangkat citra daerah sendiri sehingga lebih di kenal oleh Khalayak sehingga bisa mengangkat perparwisataan lain yang ada di Magelang ataupun Jawa Tengah. Walaupun sebenarnya hal ini bukan sebuah masalah. Tapi sebagai orang Borobudur, warga Magelang yang juga pernah merasakan dihidupi dari Candi megah peninggalan nenek moyang bangsa ini. Saya merasa sedikit sedih ketika orang mengatakan bahwa Borobudur terletak di Jogja. Semoga dengan tulisan ini bisa merubah pemahaman yang tadinya beranggapan bahwa Borobudur itu di Jogja. Sehingga saya dan warga Magelang yang lain lebih bangga dengan icon Jawa Tengah ini.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/fahrialdi/borobudur-di-mana_552e25286ea834070c8b456f
Borobudur, candi terbesar dan termegah di Indonesia atau bahkan di dunia. Candi Budha yang di bangun pada abad – M ini banyak sekali menyedot wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri yang ingin menikmati betapa megahnya peninggalan nenekmoyang bangsa kita yang sangat tersohor ini. Namun seringkali para wisatawan ini salah mengenai dimana sebenarnya letak borobudur. Orang sering beranggapan bahwa Borobudur terletak di Yogyakarta. Padahal Borobudur terletak di sebuah kabupaten yang bernama Magelang. Terletak di wilayah Propinsi Jawa Tengah, yang memang berbatasan langsung dengan Yogyakarta, tepatnya di sebelah utara kabupaten Kulon Progo, dan sebelah Barat Kabupaten Sleman DIY. Kesalah pahaman ini bukan tak beralasan. Selain karena memang Magelang berbatasan langsung dengan Yogyakarta, dan karena Yogyakarta lebih tenar dari Magelang. Menurut saya masih ada lagi beberapa hal yang menyebabkan hal ini. Di antaranya, banyak wisatawan dari luar wilayah yang datang ke Borobudur melalui jalur udara. Wisatawan yang datang melalui jalur udara biasanya akan turun di Bandara Adi Sucipto yang terletak di Yogyakarta. Tempat hotel menginap para wisatawan yang kebanyakan di Jogja. Tempat wisata lain yang di pilih saat berwisata ke Borobudur biasanya terletak di jogja seperti Malioboro, Benteng Vrederbrug, pantai-pantai yang terletak di sepanjung Kulon Progo, Bantul dan Gunung Kidul serta tempat-tempat lain di Jogja. Kurangnya perhatian dari pemerintah Jawa Tengah ataupun Magelang yang seperti tidak peduli dengan hal tersebut, padahal menurut saya Borobudur bisa mengangkat citra daerah sendiri sehingga lebih di kenal oleh Khalayak sehingga bisa mengangkat perparwisataan lain yang ada di Magelang ataupun Jawa Tengah. Walaupun sebenarnya hal ini bukan sebuah masalah. Tapi sebagai orang Borobudur, warga Magelang yang juga pernah merasakan dihidupi dari Candi megah peninggalan nenek moyang bangsa ini. Saya merasa sedikit sedih ketika orang mengatakan bahwa Borobudur terletak di Jogja. Semoga dengan tulisan ini bisa merubah pemahaman yang tadinya beranggapan bahwa Borobudur itu di Jogja. Sehingga saya dan warga Magelang yang lain lebih bangga dengan icon Jawa Tengah ini.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/fahrialdi/borobudur-di-mana_552e25286ea834070c8b456f


Borobudur, candi terbesar dan termegah di Indonesia atau bahkan di dunia. Candi Budha yang di bangun pada abad – M ini banyak sekali menyedot wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri yang ingin menikmati betapa megahnya peninggalan nenekmoyang bangsa kita yang sangat tersohor ini. Namun seringkali para wisatawan ini salah mengenai dimana sebenarnya letak borobudur. Orang sering beranggapan bahwa Borobudur terletak di Yogyakarta. Padahal Borobudur terletak di sebuah kabupaten yang bernama Magelang. Terletak di wilayah Propinsi Jawa Tengah, yang memang berbatasan langsung dengan Yogyakarta, tepatnya di sebelah utara kabupaten Kulon Progo, dan sebelah Barat Kabupaten Sleman DIY. Kesalah pahaman ini bukan tak beralasan. Selain karena memang Magelang berbatasan langsung dengan Yogyakarta, dan karena Yogyakarta lebih tenar dari Magelang. Menurut saya masih ada lagi beberapa hal yang menyebabkan hal ini. Di antaranya, banyak wisatawan dari luar wilayah yang datang ke Borobudur melalui jalur udara. Wisatawan yang datang melalui jalur udara biasanya akan turun di Bandara Adi Sucipto yang terletak di Yogyakarta. Tempat hotel menginap para wisatawan yang kebanyakan di Jogja. Tempat wisata lain yang di pilih saat berwisata ke Borobudur biasanya terletak di jogja seperti Malioboro, Benteng Vrederbrug, pantai-pantai yang terletak di sepanjung Kulon Progo, Bantul dan Gunung Kidul serta tempat-tempat lain di Jogja. Kurangnya perhatian dari pemerintah Jawa Tengah ataupun Magelang yang seperti tidak peduli dengan hal tersebut, padahal menurut saya Borobudur bisa mengangkat citra daerah sendiri sehingga lebih di kenal oleh Khalayak sehingga bisa mengangkat perparwisataan lain yang ada di Magelang ataupun Jawa Tengah. Walaupun sebenarnya hal ini bukan sebuah masalah. Tapi sebagai orang Borobudur, warga Magelang yang juga pernah merasakan dihidupi dari Candi megah peninggalan nenek moyang bangsa ini. Saya merasa sedikit sedih ketika orang mengatakan bahwa Borobudur terletak di Jogja. Semoga dengan tulisan ini bisa merubah pemahaman yang tadinya beranggapan bahwa Borobudur itu di Jogja. Sehingga saya dan warga Magelang yang lain lebih bangga dengan icon Jawa Tengah ini.

Borobudur, candi terbesar dan termegah di Indonesia atau bahkan di dunia. Candi Budha yang di bangun pada abad – M ini banyak sekali menyedot wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri yang ingin menikmati betapa megahnya peninggalan nenekmoyang bangsa kita yang sangat tersohor ini. Namun seringkali para wisatawan ini salah mengenai dimana sebenarnya letak borobudur. Orang sering beranggapan bahwa Borobudur terletak di Yogyakarta. Padahal Borobudur terletak di sebuah kabupaten yang bernama Magelang. Terletak di wilayah Propinsi Jawa Tengah, yang memang berbatasan langsung dengan Yogyakarta, tepatnya di sebelah utara kabupaten Kulon Progo, dan sebelah Barat Kabupaten Sleman DIY. Kesalah pahaman ini bukan tak beralasan. Selain karena memang Magelang berbatasan langsung dengan Yogyakarta, dan karena Yogyakarta lebih tenar dari Magelang. Menurut saya masih ada lagi beberapa hal yang menyebabkan hal ini. Di antaranya, banyak wisatawan dari luar wilayah yang datang ke Borobudur melalui jalur udara. Wisatawan yang datang melalui jalur udara biasanya akan turun di Bandara Adi Sucipto yang terletak di Yogyakarta. Tempat hotel menginap para wisatawan yang kebanyakan di Jogja. Tempat wisata lain yang di pilih saat berwisata ke Borobudur biasanya terletak di jogja seperti Malioboro, Benteng Vrederbrug, pantai-pantai yang terletak di sepanjung Kulon Progo, Bantul dan Gunung Kidul serta tempat-tempat lain di Jogja. Kurangnya perhatian dari pemerintah Jawa Tengah ataupun Magelang yang seperti tidak peduli dengan hal tersebut, padahal menurut saya Borobudur bisa mengangkat citra daerah sendiri sehingga lebih di kenal oleh Khalayak sehingga bisa mengangkat perparwisataan lain yang ada di Magelang ataupun Jawa Tengah. Walaupun sebenarnya hal ini bukan sebuah masalah. Tapi sebagai orang Borobudur, warga Magelang yang juga pernah merasakan dihidupi dari Candi megah peninggalan nenek moyang bangsa ini. Saya merasa sedikit sedih ketika orang mengatakan bahwa Borobudur terletak di Jogja. Semoga dengan tulisan ini bisa merubah pemahaman yang tadinya beranggapan bahwa Borobudur itu di Jogja. Sehingga saya dan warga Magelang yang lain lebih bangga dengan icon Jawa Tengah ini.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/fahrialdi/borobudur-di-mana_552e25286ea834070c8b456f
Borobudur, candi terbesar dan termegah di Indonesia atau bahkan di dunia. Candi Budha yang di bangun pada abad – M ini banyak sekali menyedot wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri yang ingin menikmati betapa megahnya peninggalan nenekmoyang bangsa kita yang sangat tersohor ini. Namun seringkali para wisatawan ini salah mengenai dimana sebenarnya letak borobudur. Orang sering beranggapan bahwa Borobudur terletak di Yogyakarta. Padahal Borobudur terletak di sebuah kabupaten yang bernama Magelang. Terletak di wilayah Propinsi Jawa Tengah, yang memang berbatasan langsung dengan Yogyakarta, tepatnya di sebelah utara kabupaten Kulon Progo, dan sebelah Barat Kabupaten Sleman DIY. Kesalah pahaman ini bukan tak beralasan. Selain karena memang Magelang berbatasan langsung dengan Yogyakarta, dan karena Yogyakarta lebih tenar dari Magelang. Menurut saya masih ada lagi beberapa hal yang menyebabkan hal ini. Di antaranya, banyak wisatawan dari luar wilayah yang datang ke Borobudur melalui jalur udara. Wisatawan yang datang melalui jalur udara biasanya akan turun di Bandara Adi Sucipto yang terletak di Yogyakarta. Tempat hotel menginap para wisatawan yang kebanyakan di Jogja. Tempat wisata lain yang di pilih saat berwisata ke Borobudur biasanya terletak di jogja seperti Malioboro, Benteng Vrederbrug, pantai-pantai yang terletak di sepanjung Kulon Progo, Bantul dan Gunung Kidul serta tempat-tempat lain di Jogja. Kurangnya perhatian dari pemerintah Jawa Tengah ataupun Magelang yang seperti tidak peduli dengan hal tersebut, padahal menurut saya Borobudur bisa mengangkat citra daerah sendiri sehingga lebih di kenal oleh Khalayak sehingga bisa mengangkat perparwisataan lain yang ada di Magelang ataupun Jawa Tengah. Walaupun sebenarnya hal ini bukan sebuah masalah. Tapi sebagai orang Borobudur, warga Magelang yang juga pernah merasakan dihidupi dari Candi megah peninggalan nenek moyang bangsa ini. Saya merasa sedikit sedih ketika orang mengatakan bahwa Borobudur terletak di Jogja. Semoga dengan tulisan ini bisa merubah pemahaman yang tadinya beranggapan bahwa Borobudur itu di Jogja. Sehingga saya dan warga Magelang yang lain lebih bangga dengan icon Jawa Tengah ini.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/fahrialdi/borobudur-di-mana_552e25286ea834070c8b456f
Borobudur, candi terbesar dan termegah di Indonesia atau bahkan di dunia. Candi Budha yang di bangun pada abad – M ini banyak sekali menyedot wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri yang ingin menikmati betapa megahnya peninggalan nenekmoyang bangsa kita yang sangat tersohor ini. Namun seringkali para wisatawan ini salah mengenai dimana sebenarnya letak borobudur. Orang sering beranggapan bahwa Borobudur terletak di Yogyakarta. Padahal Borobudur terletak di sebuah kabupaten yang bernama Magelang. Terletak di wilayah Propinsi Jawa Tengah, yang memang berbatasan langsung dengan Yogyakarta, tepatnya di sebelah utara kabupaten Kulon Progo, dan sebelah Barat Kabupaten Sleman DIY. Kesalah pahaman ini bukan tak beralasan. Selain karena memang Magelang berbatasan langsung dengan Yogyakarta, dan karena Yogyakarta lebih tenar dari Magelang. Menurut saya masih ada lagi beberapa hal yang menyebabkan hal ini. Di antaranya, banyak wisatawan dari luar wilayah yang datang ke Borobudur melalui jalur udara. Wisatawan yang datang melalui jalur udara biasanya akan turun di Bandara Adi Sucipto yang terletak di Yogyakarta. Tempat hotel menginap para wisatawan yang kebanyakan di Jogja. Tempat wisata lain yang di pilih saat berwisata ke Borobudur biasanya terletak di jogja seperti Malioboro, Benteng Vrederbrug, pantai-pantai yang terletak di sepanjung Kulon Progo, Bantul dan Gunung Kidul serta tempat-tempat lain di Jogja. Kurangnya perhatian dari pemerintah Jawa Tengah ataupun Magelang yang seperti tidak peduli dengan hal tersebut, padahal menurut saya Borobudur bisa mengangkat citra daerah sendiri sehingga lebih di kenal oleh Khalayak sehingga bisa mengangkat perparwisataan lain yang ada di Magelang ataupun Jawa Tengah. Walaupun sebenarnya hal ini bukan sebuah masalah. Tapi sebagai orang Borobudur, warga Magelang yang juga pernah merasakan dihidupi dari Candi megah peninggalan nenek moyang bangsa ini. Saya merasa sedikit sedih ketika orang mengatakan bahwa Borobudur terletak di Jogja. Semoga dengan tulisan ini bisa merubah pemahaman yang tadinya beranggapan bahwa Borobudur itu di Jogja. Sehingga saya dan warga Magelang yang lain lebih bangga dengan icon Jawa Tengah ini.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/fahrialdi/borobudur-di-mana_552e25286ea834070c8b456f

Tidak ada komentar:

Posting Komentar